Hello NAV Friends, tahukah kamu jika setiap tanggal 30 Juli diperingati sebagai Hari Persabatan Internasional? Yup, hal ini bermula dari upaya World Friendship Crusade sejak 1958 untuk mempromosikan perdamaian dan kerjasama antarbudaya.
Nah, peringatan ini bertujuan memupuk solidaritas, saling perhatian, dan rekonsiliasi antara dua atau lebih dari sahabat. Dalam artikel ini akan membahas bagaimana transformasi dari bentuk persahabatan di era digital ini.
Dunia terus berputar, begitu pula cara kita berinteraksi. Jika dulu kita lebih sering berbincang sambil menikmati secangkir kopi, kini percakapan sering kali terjadi melalui layar smartphone. Teknologi, khususnya internet dan media sosial, telah merevolusi cara kita membangun dan memelihara hubungan.
Teknologi telah mengubah lanskap hubungan sosial kita secara signifikan. Meskipun ada tantangan yang perlu diatasi, teknologi juga menawarkan banyak peluang untuk memperluas jaringan dan memperkaya hidup kita. Kuncinya adalah menggunakan teknologi dengan bijak dan menyeimbangkannya dengan interaksi dunia nyata.
Hari Persahabatan Internasional adalah momen yang tepat untuk merayakan ikatan persahabatan yang kita miliki. Salah satu cara seru untuk merayakannya adalah dengan berkumpul bersama sahabat dan bernyanyi sepuasnya di NAV Karaoke Keluarga.
Jangan lewatkan kesempatan untuk membuat kenangan indah bersama sahabat di NAV Karaoke. Ajak mereka sekarang juga!

Informasi lebih lanjut:
Website: https://nav.co.id/
Instagram: [@navkaraoke]
TikTok: [@official.navkaraoke]
Pernah nggak sih, kamu pakai earphone sambil jalan di trotoar atau di mal, terus merasa seolah-olah lagi ada di dalam video klip musik? Itu namanya Main Character Energy! Dunia ini kadang memang melelahkan, tapi bukan berarti kita nggak boleh bersinar. Kalau di kantor atau kampus kita harus jadi "tim pendukung", di NAV Karaoke, kamu adalah bintang utamanya!
Pernah nggak kamu lagi asyik scrolling Instagram, lalu melihat adik kelas angkatan 2000-an sudah pamer foto buku nikah, sementara kamu yang kelahiran 1995 sampai 1998 masih sibuk revisi laporan, mengejar promo tiket pesawat, atau malah masih bingung mau makan siang apa?
Beberapa waktu terakhir, berita tentang harga emas yang terus merangkak naik ramai dibicarakan di mana-mana. Timeline media sosial penuh dengan update harga, antrean di butik emas, sampai obrolan soal "mending beli sekarang atau nanti?". Buat banyak anak muda, situasi ini bisa terasa membingungkan. Di satu sisi ingin ikut investasi, di sisi lain takut salah langkah dan malah bikin keuangan berantakan. Padahal, kenaikan harga emas justru bisa jadi momen yang tepat untuk mulai lebih sadar mengatur finansial, bukan panik.
Hujan seolah tak mau berhenti belakangan ini. Hampir setiap hari langit mendung, jalanan basah, dan beberapa wilayah, termasuk Jakarta, bahkan kembali dilanda banjir. Aktivitas di luar rumah jadi serba terbatas, rencana banyak yang tertunda, dan sebagian dari kita mulai merasa jenuh terjebak di dalam ruangan.
Pernah nggak kamu sadar, makin dewasa justru makin jarang benar-benar bertemu teman? Dulu bisa nongkrong hampir tiap minggu, sekarang sekadar chat "kapan ketemu?" saja sudah terasa sulit. Atau mungkin interaksi kamu dengan sahabat sekarang terbatas pada saling balas Story Instagram atau sekadar ucapan ulang tahun di chat? Pertemanan yang dulu hangat, pelan-pelan terasa menjauh tanpa kita sadari. Fenomena ini sering disebut sebagai Friendship Recession. Seiring bertambahnya usia, prioritas kita bergeser ke karier, pasangan, hingga keluarga. Waktu luang menjadi barang mewah, dan rasa "mager" (malas gerak) setelah bekerja seringkali menang melawan keinginan untuk bersosialisasi.