Siapa yang nggak kenal dengan suara merdu dan penampilan memukau Ariana Grande? Dari gadis manis di serial Nickelodeon, ia berhasil menjelma menjadi salah satu penyanyi pop paling berpengaruh di dunia. Yuk, kita intip perjalanan kariernya yang inspiratif!
Siapa sangka, gadis manis yang pernah kita kenal di layar kaca kini menjelma menjadi penyihir baik hati di Wicked. Ariana Grande, dengan suara merdunya yang khas, berhasil menghidupkan karakter Glinda dengan begitu memukau. Perannya sebagai sahabat sekaligus rival Elphaba (diperankan oleh Cynthia Erivo) telah membuat para penggemar terpesona.
Keterlibatan Ariana dalam Wicked bukan hanya sekadar akting, tetapi juga menjadi ajang baginya untuk menunjukkan kemampuan vokal yang luar biasa. Lagu-lagu yang dibawakannya dalam film ini berhasil mencuri perhatian para kritikus musik.
Dengan perannya di Wicked, Ariana Grande semakin membuktikan dirinya sebagai sosok yang multitalenta dan layak menyandang gelar superstar dunia.
Ariana Grande dan Glinda, keduanya memiliki pesona yang tak terbantahkan. Sama seperti karakter yang diperankannya, Ariana juga dikenal sebagai sosok yang ceria, penuh semangat, dan memiliki pengaruh yang besar.
Wicked menjadi tonggak penting dalam karier Ariana Grande. Film ini tidak hanya memperluas basis penggemarnya, tetapi juga membuka peluang baru baginya untuk berkolaborasi dengan para sineas ternama. Keterlibatannya dalam proyek sebesar ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu artis paling berpengaruh di industri hiburan.
"I'm a firm believer in following your heart and intuition." (Saya percaya untuk mengikuti hati dan intuisi.)
"Be yourself; everyone else is already taken." (Jadilah dirimu sendiri; orang lain sudah ada yang punya.)
"I think it's important to be strong, but it's also important to be kind." (Saya pikir penting untuk menjadi kuat, tetapi juga penting untuk bersikap baik.)
"I'm not afraid to fail. I'm afraid not to try." (Saya tidak takut gagal. Saya takut untuk tidak mencoba.)
Buat kamu yang ingin merasakan sensasi bernyanyi seperti Ariana Grande, sekarang kamu bisa melakukannya di NAV Karaoke! Dengan koleksi lagu-lagu hitsnya yang lengkap, kamu bisa bernyanyi sepuasnya bersama teman-teman.
Ariana Grande adalah sosok inspiratif yang membuktikan bahwa dengan kerja keras dan talenta, kita bisa meraih kesuksesan. Kisahnya mengajarkan kita untuk selalu percaya pada diri sendiri dan mengejar mimpi setinggi langit.

Informasi lebih lanjut:
Website: https://nav.co.id/
Instagram: [@navkaraoke]
TikTok: [@official.navkaraoke]
Pernah nggak sih, kamu pakai earphone sambil jalan di trotoar atau di mal, terus merasa seolah-olah lagi ada di dalam video klip musik? Itu namanya Main Character Energy! Dunia ini kadang memang melelahkan, tapi bukan berarti kita nggak boleh bersinar. Kalau di kantor atau kampus kita harus jadi "tim pendukung", di NAV Karaoke, kamu adalah bintang utamanya!
Pernah nggak kamu lagi asyik scrolling Instagram, lalu melihat adik kelas angkatan 2000-an sudah pamer foto buku nikah, sementara kamu yang kelahiran 1995 sampai 1998 masih sibuk revisi laporan, mengejar promo tiket pesawat, atau malah masih bingung mau makan siang apa?
Beberapa waktu terakhir, berita tentang harga emas yang terus merangkak naik ramai dibicarakan di mana-mana. Timeline media sosial penuh dengan update harga, antrean di butik emas, sampai obrolan soal "mending beli sekarang atau nanti?". Buat banyak anak muda, situasi ini bisa terasa membingungkan. Di satu sisi ingin ikut investasi, di sisi lain takut salah langkah dan malah bikin keuangan berantakan. Padahal, kenaikan harga emas justru bisa jadi momen yang tepat untuk mulai lebih sadar mengatur finansial, bukan panik.
Hujan seolah tak mau berhenti belakangan ini. Hampir setiap hari langit mendung, jalanan basah, dan beberapa wilayah, termasuk Jakarta, bahkan kembali dilanda banjir. Aktivitas di luar rumah jadi serba terbatas, rencana banyak yang tertunda, dan sebagian dari kita mulai merasa jenuh terjebak di dalam ruangan.
Pernah nggak kamu sadar, makin dewasa justru makin jarang benar-benar bertemu teman? Dulu bisa nongkrong hampir tiap minggu, sekarang sekadar chat "kapan ketemu?" saja sudah terasa sulit. Atau mungkin interaksi kamu dengan sahabat sekarang terbatas pada saling balas Story Instagram atau sekadar ucapan ulang tahun di chat? Pertemanan yang dulu hangat, pelan-pelan terasa menjauh tanpa kita sadari. Fenomena ini sering disebut sebagai Friendship Recession. Seiring bertambahnya usia, prioritas kita bergeser ke karier, pasangan, hingga keluarga. Waktu luang menjadi barang mewah, dan rasa "mager" (malas gerak) setelah bekerja seringkali menang melawan keinginan untuk bersosialisasi.