Musik adalah salah satu bentuk seni yang paling populer di dunia. Musik dapat dinikmati oleh semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Musik juga dapat menjadi sarana untuk mengekspresikan diri dan menyampaikan pesan.
Di Indonesia, industri musik terus berkembang pesat. Setiap tahun, selalu bermunculan musisi-musisi baru yang berbakat. Beberapa musisi baru tersebut berhasil meraih kesuksesan dan menjadi idola bagi banyak orang.
Berikut adalah beberapa prediksi musisi yang akan bersinar di tahun 2024:
Setelah muncul dengan single perdana "Bagaimana Jika Kristen yang Masuk Surga" di tahun 2021, Amis akhirnya mengantongi sejumlah single lepasan, satu buah album mini, dan resmi punya album penuh perdana Filosofi Males Juli 2024. Perilisan album ini diikuti rangkaian tur 33 kota di Indonesia yang berlangsung tanpa sponsor. Edan. Tak bermaksud menyamakan, gaya penulisan lirik untuk lagu-lagunya bisa dibilang berani seperti Jason Ranti. Dan pengalaman mental Amis melaksanakan tur nekat puluhan kota tadi, harapannya ia bisa bersinar di tahun 2025.
Sejak dibentuk oleh Yuli 16 tahun yang lalu, Good Morning Everyone baru menghasilkan total 2 album penuh. Album pertama, Self Titled hadir dalam dua versi dan yang kedua rilis 13 Desember 2024 berjudul Bapak. Di perjalanannya, GME sempat berganti formasi hingga kini mereka solid berlima. Akhir September lalu, band juga berhasil menyelesaikan tur 5 kota di Indonesia untuk menjadi pembuka konser Sheila On 7 yang menjadi sebuah pencapaian besar. Berbekal pengalaman tersebut, sudah waktunya GME menentukan jalan sendiri untuk mempresentasikan album baru mereka di tahun 2025.
Formasi band yang seluruh anggotanya perempuan dapat dikatakan masih terhitung jari di Indonesia. Salah satunya adalah Drizzly, kuartet dreampop asal Sidoarjo yang cukup banyak unjuk gigi di sepanjang tahun 2024. Mulai dari kolaborasi dengan Mocca dalam mendaur ulang lagu "I Woud Never" hingga menjajal panggung Joyland Festival bulan November atas undangan White Shoes & The Couples Company. Melihat apa yang telah mereka capai tahun ini, tak berlebihan menyebut Drizzly. menjadi salah satu nama yang patut diantisipasi.
Nama The Lantis mulai melambung ketika lagu "Lampu Merah" meledak dan menghiasi laman for you page TikTok. Tidak heran jika fenomena serupa kembali terjadi di single "Bunga Maaf" yang mereka rilis tahun ini. Pasalnya, The Lantis dikenal dengan lagu yang easy listening dan lirik yang mudah diingat, membuat popularitas mereka kian meroket dan menjangkau lebih banyak pendengar dari berbagai kalangan. Dengan kemampuan menciptakan lagu yang mudah diterima dan pendengar yang terus meningkat, akankah The Lantis menjadi Juicy Luicy jilid II pada tahun mendatang?
Industri musik Indonesia saat ini sangat subur dengan banyak musisi indie berbakat. Nama-nama seperti Hindia, Nadin Amizah, Gusti Irwan Wibowo dan nama grup band seperti Satu Per Empat, Swarm, Alice, BANK, dan banyak lagi bisa saja menjadi bintang besar di tahun 2025.
Musisi-musisi lain yang juga berpotensi bersinar di tahun 2025 antara lain:
Musisi-musisi mancanegara yang juga berpotensi akan bersinar di tahun 2025 antara lain:
Musisi-musisi tersebut memiliki talenta dan potensi yang besar. Dengan kerja keras dan dukungan dari para penggemarnya, mereka akan dapat meraih kesuksesan di tahun 2025.
Bagi anak muda yang ingin menjadi musisi, berikut adalah beberapa tips yang dapat diikuti:
Berikut adalah beberapa tips tambahan untuk anak muda yang ingin menjadi musisi:
Semoga tips-tips di atas dapat membantu anak muda yang ingin menjadi musisi.

Informasi lebih lanjut:
Website: https://nav.co.id/
Instagram: [@navkaraoke]
TikTok: [@official.navkaraoke]
Liburannya sudah usai, tapi kok capeknya mulai berasa ya? Masuk minggu kedua Januari, euforia kembang api sudah berganti dengan tumpukan file di meja kantor atau jadwal kuliah yang mulai padat. Kalau kamu mulai merasa jenuh dan butuh stress release dari rutinitas awal tahun, musik bisa jadi cara tercepat buat "kabur" sejenak.
Akhir tahun selalu datang dengan vibe yang berbeda. Lampu-lampu mulai menghiasi sudut kota, kalender makin tipis, dan undangan kumpul bareng keluarga atau teman mulai berdatangan. Supaya momen Natal dan Tahun Baru terasa lebih hangat dan nggak keteteran, ada beberapa hal yang sebaiknya kamu siapkan dari sekarang. yuk simak panduan "Before the Year Ends" berikut ini agar penutup tahun 2025 kamu berjalan mulus dan memorable.
Beberapa tahun belakangan, media sosial dipenuhi quotes tentang hustle culture. Kerja keras sampai lupa tidur, grinding 24/7, dan bangga overworked. Semua berlomba jadi 'paling sibuk' untuk mengejar sukses finansial di usia muda. Namun ada pergeseran masif terhadap gen Z sekarang. Generasi yang dikenal digital native ini justru mulai ogah-ogahan dengan hustle culture yang toxic. Mereka memilih "Soft Life Era"-sebuah filosofi hidup yang mengutamakan ketenangan, kesehatan mental, dan well-being di atas segalanya. Soft life bukan berarti malas atau tidak ambisius. Ini adalah perlawanan cerdas terhadap standar sukses yang membuat kita burnout. Kenapa Gen Z ramai-ramai pindah haluan ke soft life? Yuk, kita bedah sudut pandang psikologis dan sosialnya!
Pernah bertanya-tanya kenapa suara kita terdengar jauh lebih merdu saat bernyanyi di kamar mandi? Atau kenapa kita bisa lebih percaya diri saat menyanyi di ruangan kedap suara seperti di studio karaoke? Jawabannya ternyata ada hubungannya dengan cara suara bekerja, pantulan gelombang suara, dan psikologi manusia - kombinasi yang menarik dan sering tidak kita sadari.
Beberapa tahun terakhir, fenomena brand community semakin berkembang di Indonesia. Mulai dari brand kecantikan, fashion, hingga lifestyle, semuanya berlomba membangun ruang bagi para penggemarnya untuk saling terhubung, berbagi minat, dan berkreasi bersama. Masyarakat pun kini lebih suka berada dalam komunitas-tempat di mana mereka bisa merasa diterima, punya circle baru, dan ikut terlibat dalam aktivitas yang menyenangkan.