Ada yang sadar enggak, sih? Akhir-akhir ini kalau kita buka Spotify Top 50 Indonesia atau lagi scrolling FYP TikTok, jajaran lagu yang nangkring di atas rata-rata adalah lagu berbahasa Indonesia. Zaman sekarang, fenomena dengerin lagu lokal tuh udah bukan sekadar alternatif lagi, tapi udah jadi primary choice bagi banyak orang, terutama generasi Z.
Belakangan ini, kalau kita buka media sosial atau nonton berita, obrolan tentang nilai tukar rupiah yang lagi melemah terhadap dolar AS rasanya makin sering lewat. Buat kita yang sehari-harinya fokus kerja, kuliah, atau sekadar rebahan sambil scrolling TikTok, berita ekonomi makro begini kadang terdengar berat. Tapi efeknya pelan-pelan mulai berasa, ya? Mulai dari harga barang-barang impor yang merangkak naik, sampai harga gadget incaran yang mendadak jadi makin mahal.
Belakangan ini, Threads menjadi salah satu media sosial yang paling ramai dibicarakan. Banyak pengguna internet, khususnya Gen Z, mulai aktif menggunakan Threads karena dianggap lebih santai, receh, dan penuh obrolan random yang menghibur. Bahkan, tidak sedikit yang mengatakan kalau vibe Threads saat ini terasa lebih seru dibanding platform X karena isinya lebih ringan dan minim drama. Menariknya lagi, bukan hanya pengguna biasa yang aktif di Threads. Banyak brand juga mulai ikut nimbrung dengan gaya bahasa yang lebih santai dan tidak terlalu formal. Mulai dari ikut bercanda di kolom komentar, membalas postingan random, sampai ikut "bergosip" di forum-thread orang lain demi membangun engagement dengan audiens. Hal inilah yang membuat Threads terasa lebih hidup dan dekat dengan keseharian anak muda sekarang.