Setelah hampir empat tahun tanpa merilis karya baru, Tulus akhirnya kembali menyapa pendengarnya lewat single terbaru berjudul "Teh Hijau". Lagu ini menjadi karya perdana Tulus sejak album Manusia (2022) dan langsung menarik perhatian banyak penikmat musik Indonesia. Masih dengan gaya khasnya, lirik puitis, sederhana, tapi terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari, Tulus kembali membuktikan kenapa namanya selalu punya tempat spesial di industri musik tanah air. Lagu ini juga disebut membawa tema tentang kehampaan, kehilangan semangat, dan penerimaan diri, sesuatu yang terasa sangat manusiawi dan relatable bagi banyak orang.
Comeback ini tentu jadi kabar baik, terutama untuk mereka yang tumbuh bersama lagu-lagu Tulus sejak era awal kariernya. Bukan cuma karena karya barunya, tapi juga karena momen ini seperti mengajak kita kembali melihat perjalanan musiknya selama ini. Dari lagu cinta, kehilangan, sampai lagu tentang tumbuh dewasa, Tulus selalu berhasil merangkai emosi menjadi sesuatu yang hangat dan jujur.
Di single terbarunya, Tulus masih mempertahankan kekuatan utamanya: bercerita lewat hal-hal yang terasa biasa, tapi sebenarnya dalam. "Teh Hijau" bukan lagu tentang patah hati besar atau drama berlebihan. Justru sebaliknya, lagu ini berbicara tentang fase hidup yang sunyi, ketika seseorang sedang kehilangan rasa senang, bingung dengan dirinya sendiri, dan mencoba memahami apa yang sebenarnya hilang.
Hal seperti ini yang membuat lagu-lagu Tulus sering terasa personal. Ia tidak menulis sesuatu yang terlalu jauh dari kehidupan sehari-hari. Mungkin itu sebabnya banyak orang merasa "dipahami" ketika mendengarkan lagunya. Dan "Teh Hijau" terasa seperti pengingat bahwa kadang rasa hampa bukan sesuatu yang harus buru-buru dihilangkan, tapi dipahami pelan-pelan.
Kalau bicara tentang lagu hits Tulus, tentu pilihannya banyak. Salah satu yang paling ikonik adalah "Monokrom", lagu tentang kehilangan dan kenangan yang sampai sekarang masih sering jadi soundtrack banyak momen hidup. Lalu ada "Hati-Hati di Jalan", yang berhasil menggambarkan perpisahan dengan cara yang dewasa dan tenang. Lagu ini sempat jadi anthem patah hati banyak orang karena liriknya yang sederhana tapi menusuk.
Tidak kalah kuat, ada "Pamit" yang masih jadi lagu wajib untuk mereka yang sedang belajar melepaskan. Kemudian "Teman Hidup", lagu yang sering masuk playlist pernikahan karena maknanya yang hangat tentang pasangan hidup. Kalau mau yang lebih ringan dan cerah, ada "Sewindu" dan "Gajah", dua lagu yang punya warna berbeda tapi tetap menunjukkan identitas kuat seorang Tulus.
Buat yang suka lagu dengan nuansa reflektif, "Tujuh Belas" juga layak masuk daftar. Lagu ini bicara soal tumbuh dewasa dan menerima diri sendiri, sesuatu yang makin relate seiring bertambahnya usia. Dan tentu saja, sekarang "Teh Hijau" bisa jadi tambahan baru di playlist itu-mewakili fase hidup yang mungkin sedang tidak baik-baik saja, tapi tetap berjalan.
Salah satu alasan lagu-lagu Tulus begitu bertahan lama adalah karena liriknya mudah diingat dan emosinya terasa nyata. Lagu-lagunya bukan hanya enak didengar sendiri, tapi juga selalu seru untuk dinyanyikan bersama. Entah itu saat sedang galau, nostalgia, atau sekadar ingin menikmati malam santai bersama teman.
Kalau comeback Tulus lewat "Teh Hijau" membuat kamu ingin kembali membuka playlist lamanya, mungkin sekarang saat yang pas untuk sekalian menyanyikannya. Dari "Monokrom", "Pamit", "Teman Hidup", sampai "Hati-Hati di Jalan", semuanya punya momen sendiri saat dinyanyikan keras-keras.
Dan kalau ingin merasakan pengalaman itu lebih seru, NAV Karaoke bisa jadi tempat yang pas untuk throwback lagu-lagu Tulus bersama teman, pasangan, atau keluarga. Kadang, lagu yang baik bukan cuma untuk didengar tapi untuk dinyanyikan, dirasakan, dan diingat kembali.
Informasi lebih lanjut:
Website: https://nav.co.id/
Instagram: [@navkaraoke]
TikTok: [@official.navkaraoke]
Setelah hampir empat tahun tanpa merilis karya baru, Tulus akhirnya kembali menyapa pendengarnya lewat single terbaru berjudul "Teh Hijau". Lagu ini menjadi karya perdana Tulus sejak album Manusia (2022) dan langsung menarik perhatian banyak penikmat musik Indonesia. Masih dengan gaya khasnya, lirik puitis, sederhana, tapi terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari, Tulus kembali membuktikan kenapa namanya selalu punya tempat spesial di industri musik tanah air. Lagu ini juga disebut membawa tema tentang kehampaan, kehilangan semangat, dan penerimaan diri, sesuatu yang terasa sangat manusiawi dan relatable bagi banyak orang.
Rasanya baru kemarin kita menyusun resolusi awal tahun, membuat target baru, dan penuh semangat menyambut lembaran baru. Tapi tanpa terasa, sekarang tahun sudah berjalan setengah jalan. Anehnya, di titik ini justru banyak orang mulai merasa lelah-bukan hanya secara fisik, tapi juga mental. Tugas yang terus datang, deadline yang menumpuk, rutinitas yang terasa monoton, hingga target yang mungkin belum tercapai sering kali membuat energi terasa terkuras.
Pernah nggak sih, kamu lagi fokus mengerjakan tugas atau sedang santai, tiba-tiba otakmu otomatis memutar potongan lagu jingle produk atau sound TikTok tertentu? Mulai dari lagu jingle OBH Combi yang dibawakan Naykila yang lagi tren, lagu-lagu dengan lirik unik yang mendadak viral di FYP, seperti lagu MBG (Mas Bahl*l Ganteng), sampai nostalgia lagu throwback seperti masa kejayaan jingle Shopee COD.
Libur sekolah akhirnya datang! Setelah satu semester penuh bergelut dengan buku pelajaran dan tugas sekolah, inilah saat yang paling ditunggu-tunggu untuk melepas penat. Seringkali, kita merasa harus pergi liburan jauh ke luar kota demi membuat anak-anak senang. Padahal, kualitas waktu (quality time) justru seringkali tercipta dari kegiatan sederhana yang dilakukan bersama di dalam kota.
Belakangan ini, jagat media sosial dan grup diskusi keuangan mendadak ramai membahas satu ticker simbol baru di Nasdaq, yakni SPCX. Siapa lagi kalau bukan SpaceX, perusahaan antariksa milik Elon Musk yang akhirnya resmi melantai di bursa saham sejak 12 Juni 2026 lalu. Wajar jika antusiasme masyarakat tinggi. SpaceX bukan sekadar perusahaan roket; mereka adalah penggerak utama teknologi Starlink dan masa depan eksplorasi luar angkasa. Tapi, sebelum kamu buru-buru buka aplikasi sekuritas dan menekan tombol buy, mari kita tarik napas sejenak. Investasi itu bukan ajang adu cepat, tapi adu kesiapan.